Minggu, 24 Februari 2013

Wabup Sidak Terima Keluhan WC Rusak

Wakil Bupati Hulu Sungai Utara H Husairi Abdi selepas apel gabungan Senin melakukan infeksi mendadak KeKecamatan Amuntai Selatan didampingi Kepala Bagian Organisasi Drs H Sofyan Syahrani MSi dengan mengunjungi Puskesmas, Kantor camat dan SD Negeri Jumba guna memantau kinerja sekaligus bersilaturrahim. Saat berkunjung di Puskesmas Sungai Turak Kecamatan Amuntai Selatan, Wakil Bupati menerima keluhan dari staf puskesmas terkait kondisi salah satu ruang wc dilantai dua bangunan puskesmas tersebut yang mengalami kerusakan selama 2 tahun terakhir namun belum juga diperbaiki meski sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan setempat."Sudah dua tahun pak disampaikan ke Dinas Kesehatan namun belum juga diperbaiki" Ujar salah seorang staf Puskesmas.

Pihak puskesmas juga mengeluhkan kondisi plafon salah satu ruang puskesmas yang sudah berlobang sehingga selalu bocor apabila turun hujan. Demikian pula jalan masuk tangga ke lantai dua yang dibangun terlalu sempit sehingga sulit untuk menaikan perabot seperti lemari, purniture dan lainnya kelantai atas, padahal bangunan puskesmas yang permanen ini baru dibangun beberapa tahun lalu. Kepala Puskesmas juga menyampaikan kekurangan tenaga bidan pada Puskesmas Sungai Turak yang mencapai 4 orang bidan, karena dari 30 desa yang ada di wilayah kecamatan itu

hanya ada 26 bidan desa yang turun melayani masyarakat, dua orang diantaranya bahkan khusus bertugas di puskesmas Sungai Turak sehingga praktis hanya 24 bidan yang rutin berkunjung kepedesaan. "Mohon agar tenaga bidan bisa ditambah pada formasi penerimaan tenaga PNS" pintanya. Menerima keluahan itu, Husairi berjanji akan mengakomodir harapan dari Kepala dan staf Puskesmas Sungai Turak karena Pemerintah Daerah Hulu Sungai Utara (HSU) memang terus mengupayakan penambahan tenaga bidan desa agar sesuai dengan jumlah desa yang di layani. Ia meminta agar petugas puskesmas dan para bidan untuk tetap berkonsentrasi memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat serta berupaya mengantispasi terjadinya lonjakan pasien akibat wabah penyakit dan sebagainya dengan lebih aktif turun ke masyarakat memberikan sosialisasi kesehatan.

Apalagi katanya HSU masih tinggi angka kematian ibu dan bayi dimana peran bidan desa sangat diharapkan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi ini. Sementara saat melakukan infeksi mendadak (sidak) ke Kantor kecamatan, wabup menemukan tiga ribu keping kartu tanda penduduk elektonik (e-KTP) menumpuk di salah ruang pelayanan kantor karena belum dibagikan kepada wajib KTP Petugas menjelaskan, e-KTP belum dibagikan karena masih menunggu surat keputusan Bupati HSU sebagai rujukannya dan kemungkinan e_KTP akan dibagikan pada Maret mendatang. Husairi mengaku surprise karena menemukan disalah satu sudut Kantor Camat Amuntai Selatan turut bergabung Kantor Layanan pos untuk melayani warga dikecamatan itu.

Selain bertukar pikiran terkait upaya pembangunan di wilayah kecamatan, Husairi juga memberikan saran dan pendapatnya, diantaranya untuk mengembangkan sektor kerajinan yang banyak ditekuni masyarakat di Kecamatan Amuntai Selatan. Khususnya, kerajinan eceng gondok yang mulai berkembang namun masih terkendala pemasaran. "Kita konsentrasikan dulu kepada sejumlah perajin untuk dibina dan dikembangkan pemasarannya sehingga nanti perajin lain akan ikut dan turut berkembang" Ujar wabup. Terakhir, Wabup bertandang ke SD negeri di Desa Jumba, sebagai salah satu SD termegah dikecamatan Amuntai Selatan, wabup berpesan agar dapat meningkatkan mutu pendidikan bagi para siswa terutama pendidikan gratis bagi warga kurang mampu. Sebagai lembaga pendidikan yang cukup megah di wilayah kecamatan, Wabup berpesan agar jangan sampai kalah mutu pendidikan dengan SD lain yang meski tidak memiliki bangunan dan lingkungan yang memadai namun mampu meningkatkan kualitas pengajaran dan meraih prestasi.
Khususnya, ia minta kegiatan unit kesehatan sekolah (UKS) agar mendapat perhatian dan ditingkatkan karena faedahnya yang sangat baik untuk meningkatkan belajar siswa dan menularkan kebiasaan hidup bersih dan sehat ketengah masyarakat. (Edy)





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar