Selasa, 12 Maret 2013

Pemprov Akan Bantu Kabupaten Tingkatkan IPM Rendah

Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan akan memberikan bantuan kepada kabupaten/ kota yang masih rendah tingkat indeks pembangunan manusia agar bisa meningkat. Sedang bagi pemerintah kabupaten / kota yang akan di beri bantuan hanya diminta mempersiapkan lokasi kecamatan dan desa yang memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) terendah diwilayahnya untuk menerima bantuan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Selatan (Kalsel) Ir H Muhammad Jasran Msi mengatakan Pemerintah Propinsi (Pemprop) Kalsel dengan dibantu pemerintah kabupaten/kota yang sudah memiliki IPM tinggi berencana bersama-sama membantu peningkatan IPM di sejumlah kabupaten/kota di Kalsel yang masih rendah tingkat IPM agar meningkat.
 
Saat menghadiri pembukaan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbag) di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin Jasran menegaskan dari hasil pertemuan dengan kepala Bappeda se Kalsel dihasilkan kesepakatan untuk bersama-sama membantu peningkatan IPM di  kabupaten yang masih rendah IPM sehingga lebih cepat ditingkatkan. "Semoga dengan ditangani secara bersama-sama maka akan lebih mudah dan lebih cepat dalam upaya peningkatan IPM ini " Ujar Jasran Meski saat ini IPM Kasel berada di peringkat ke-26 dari 33 propinsi, namun dalam hal percepatan peningkatan IPM ini Kalsel berada pada posisi ke-5 di banding propinsi lain yang sedang berjuang meningkatkan IPM nya. Karena itu, kata Jasran Pemrop Kalsel berusaha mempertahankan dan meningkatkan IPM ini diseluruh kabupaten/kota.

Namun oleh karena anggaran yang di miliki Pemrop Kalsel terbatas untuk memberikan bantuan peningkatan IPM ini, maka pemerintah kabupaten hanya di minta memilih dan menetapkan satu kecamatan dan desa yang akan menerima bantuan. Salah satu kabupaten yang akan menerima bantuan peningkatan IPM ini adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang saat ini berada pada peringkat ke 11 dari 13 kabupaten/ kota di Kalsel. Kepala Bappeda HSU Ir H Supomo mengakui masih rendahnya IPM HSU yang pada 2011 berada di peringkat 11 di Kalsel dengan pencapaian 69,45 sementara untuk Kalsel mencapai 70,44. Rendahnya tingkat IPM ini, katanya terkait dengan kondisi lainnya seperti rendahnya kualitas kesehatan, pendidikan dan tingkat harapan hidup masyarakat HSU sehingga upaya meningkatkan IPM sangat penting bagi peningkatan sektor-sektor tersebut.

Menurutnya, bidang kesehatan dan sosial budaya paling tinggi menyumbang tingkat IPM sehingga perlu lebih mendapat perhatian untuk ditingkatkan. Pemkab HSU menargetkan pencapaian IPM akan bisa mendekati IPM Kalsel pada 2014 nanti yakni ditargetkan sebesar 70,30 dengan mempertimbangkan perencanaan dan proyeksi anggaran yang dimiliki. "Dengan adanya bantuan Pemrop Kalsel ini sangat diharapkannya dapat lebih cepat meningkatkan IPM di Kabupaten HSU" pungkasnya. (Edy)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar