Selasa, 04 Februari 2014

Tunda Beri Bantuan Karna Pileg

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara terpaksa menunda menyerahkan secara simbolik sejumlah bantuan sosial dan keagamaan menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif untuk menjaga persepsi yang buruk dari masyarakat terhadap pejabat pemerintah daerah. Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs H Abdul Wahid menegaskan dirinya untuk sementara tidak melakukan kegiatan penyerahan bantuan melalui sejumlah kegiatan pertemuan dengan masyarakat guna menghindari pandangan miring mengingat pelaksanaan Pileg tidak hitungan bulan. "Nanti dikira bantuan yang diserahkan ada muatan politisnya jadi kita tunda saja dulu penyerahan bantuan" Ujar Wahid saat menghadiri peringatan Maulid di Desa Murung Kupang, Rabu.
Wahid menyampaikan kemungkinan penyerahan bantuan secara simbolis khususnya bagi bantuan keagamaan dilaksanakan seusai pelaksaan Pileg 9 April mendatang. Ia menyampaikan hal ini seiring rutinnya menghadiri acara Peringatan Maulid ditengah warga yang banyak menanyakan mengenai bantuan untuk rehab mesjid dan sarana infrastruktur desa lainnya kepada kepala daerah. Wahid mengharapkan masyarakat bisa memaklumi penundaan bantuan ini karena suasana menjelang Pileg sangat rentan dengan penilaian politis apalagi mengingat Wahid yang saat ini juga menjabat ketua umum salah satu partai politik (Partai Golkar-red). Kesempatan menghadiri undangan maulid dari masyarakat lebih dimanfaatkan Bupati HSU untuk mensosialisasikan berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan melalui APBD 2014.
Wahid diantaranya menyampaikan informasi terkait pelayanan kesehatan gratis oleh Pemda HSU yang telah menganggarkan dana bantuan kesehatan pada APBD 2014 sebesar Rp6 miliar. Ia mengintruksikan para kepala desa untuk mendata warganya yang tengah mengidap penyakit kronis agar menyampaikannya melalui camat diwilayah masing-masing untuk diteruskan ke Pemda untuk mendapatkan bantuan pengobatan gratis ini. Selain pengobatan gratis, Wahid juga menghimbau masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka hingga ketingkat SLTA karena biaya pendidikan sudah digratiskan. (Edy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar